๐ŸŒทHukum Makan dengan Tangan Kiri ๐ŸŒท

Oleh: Muhammad Abduh Tuasikal

Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya.

Beberapa kesempatan yang lalu, kami sempat membahas di antara adab makan. Tema yang telah diangkat adalah adab membaca โ€œbismillahโ€ sebelum makan. Saat ini kami akan membahas adab makan yang lain yaitu adab makan dengan tangan kanan.

Dalam hadits yang muttafaqun โ€˜alaih,

ูŠูŽุง ุบูู„ุงูŽู…ู ุณูŽู…ู‘ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ุŒ ูˆูŽูƒูู„ู’ ุจููŠูŽู…ููŠู†ููƒูŽ ูˆูŽูƒูู„ู’ ู…ูู…ู‘ูŽุง ูŠูŽู„ููŠูƒูŽ

โ€œWahai anak, sebutlah nama Allah, dan makanlah dengan tangan kananmu, serta makanlah yang ada di hadapanmu.โ€ (HR. Bukhari no. 5376, Bab Membaca Basmalah ketika Makan dan Makan dengan Tangan Kanan; Muslim no. 2022, Bab Adab Makan-Minum dan Hukumnya)

Dalam Shahih Muslim disebutkan sebuah riwayat,

ยซ ุฅูุฐูŽุง ุฃูŽูƒูŽู„ูŽ ุฃูŽุญูŽุฏููƒูู…ู’ ููŽู„ู’ูŠูŽุฃู’ูƒูู„ู’ ุจููŠูŽู…ููŠู†ูู‡ู ูˆูŽุฅูุฐูŽุง ุดูŽุฑูุจูŽ ููŽู„ู’ูŠูŽุดู’ุฑูŽุจู’ ุจููŠูŽู…ููŠู†ูู‡ู ููŽุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ุดู‘ูŽูŠู’ุทูŽุงู†ูŽ ูŠูŽุฃู’ูƒูู„ู ุจูุดูู…ูŽุงู„ูู‡ู ูˆูŽูŠูŽุดู’ุฑูŽุจู ุจูุดูู…ูŽุงู„ูู‡ู ยป.

โ€œJika seseorang di antara kalian makan, maka hendaknya dia makan dengan tangan kanannya. Jika minum maka hendaknya juga minum dengan tangan kanannya, karena setan makan dengan tangan kirinya dan minum dengan tangan kirinya pula.โ€ (HR. Muslim no. 2020, Bab Adab Makan-Minum dan Hukumnya)

Dalam kitab yang sama disebutkan riwayat lainnya,

ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุฑูŽุฌูู„ุงู‹ ุฃูŽูƒูŽู„ูŽ ุนูู†ู’ุฏูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- ุจูุดูู…ูŽุงู„ูู‡ู ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ยซ ูƒูู„ู’ ุจููŠูŽู…ููŠู†ููƒูŽ ยป. ู‚ูŽุงู„ูŽ ู„ุงูŽ ุฃูŽุณู’ุชูŽุทููŠุนู ู‚ูŽุงู„ูŽ ยซ ู„ุงูŽ ุงุณู’ุชูŽุทูŽุนู’ุชูŽ ยป. ู…ูŽุง ู…ูŽู†ูŽุนูŽู‡ู ุฅูู„ุงู‘ูŽ ุงู„ู’ูƒูุจู’ุฑู. ู‚ูŽุงู„ูŽ ููŽู…ูŽุง ุฑูŽููŽุนูŽู‡ูŽุง ุฅูู„ูŽู‰ ูููŠู‡ู.

โ€œAda seorang laki-laki makan di samping Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam dengan tangan kirinya. Lalu Rasulullah bersabda, โ€˜Makanlah dengan tangan kananmu!โ€™ Dia malah menjawab, โ€˜Aku tidak bisa.โ€™ Beliau bersabda, โ€˜Benarkah kamu tidak bisa?โ€™ -dia menolaknya karena sombong-. Setelah itu tangannya tidak bisa sampai ke mulutnya.โ€ (HR. Muslim no. 2021)

Dari beberapa hadits di atas, kita dapat menarik pelajaran bahwa terlarangnya makan dengan tangan kiri.

Kebanyakan ulama Syafiโ€™iyah berpandangan bahwa hukum makan dengan tangan kanan hanyalah sunnah (dianjurkan). Demikianlah yang dipilih oleh Al Ghozali kemudian An Nawawi. Akan tetapi, ada pendapat tegas dari Imam Asy Syafiโ€™i dalam kitab โ€œAr Risalahโ€ dan di tempat lain dalam โ€œAl Ummโ€ yang menyatakan bahwa hukum makan dengan tangan kanan adalah wajib.[1]

Pendapat yang dikatakan oleh Imam Asy Syafiโ€™i, itulah yang dinilai lebih kuat.

Penulis โ€˜Aunul Maโ€™bud, Al โ€˜Azhim Abadi memberikan penjelasan, โ€œPada hadits (urutan kedua seperti di atas, pen) secara tekstual menunjukkan perintah untuk makan dan minum dengan tangan kanan adalah wajib. Demikianlah pendapat sebagian ulama. Bahkan hal ini dikuatkan oleh riwayat Muslim, โ€œAda seorang laki-laki makan di samping Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam dengan tangan kirinya. Lalu Rasulullah bersabda, โ€˜Makanlah dengan tangan kananmu!โ€™ Dia malah menjawab, โ€˜Aku tidak bisa.โ€™ Beliau bersabda, โ€˜Benarkah kamu tidak bisa?โ€™ -dia menolaknya karena sombong-. Setelah itu tangannya tidak bisa sampai ke mulutnya.โ€[2]

Artinya jika dikatakan wajib, maka yang makan atau minum dengan tangan kiri dengan kesengajaan, berarti melakukan keharaman.

Demikianlah yang lebih tepat karena ada penguat dalam riwayat Muslim yang menyatakan bahwa makan dengan tangan kiri menyerupai perbuatan setan. Inilah yang menjadi alasan wajibnya sebagaimana telah jelas dalam kaedah fiqhiyah. Wallahu aโ€™lam.

Namun jika ada udzur (halangan) menggunakan tangan kanan kala itu, maka dimaafkan jika harus menggunakan tangan kiri. Ibnu Baththol menukil perkataan Ath Thobari, di mana beliau berkata, โ€œTidak boleh makan dan minum dengan tangan kiri kecuali bagi orang yang tangan kanannya dalam kesulitan untuk digunakan karena mesti melakukan hal lainnya seperti digunakan untuk mengambil, memberi, mengangkat, meletakkan atau membentangkan sesuatu.โ€ Lalu Ath Thobari menyebutkan riwayat โ€˜Ali yang mendukung hal ini.[3] Ingat sekali lagi, dibolehkan dengan tangan kiri di sini ketika memang darurat, bukan karena malas.

Demikian sajian singkat malam hari ini. Semoga yang sedikit ini bermanfaat. Aamiin.

Alhamdulillahilladzi bi niโ€™matihi tatimmush sholihaat.

Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal
Artikel: http://www.rumaysho.com

Catatan kaki: ๐Ÿ€๐ŸŒธ
[1] Fathul Bari, Ibnu Hajar Al Asqolani, Darul Maโ€™rifah, 1379, 9/522
[2] โ€˜Aunul Maโ€™bud, Al โ€˜Azhim Abadi, Abuth Thoyib, Darul Kutub Al โ€˜Ilmiyyah, cetakan kedua, 1415 H, 10/179
[3] Syarh Al Bukhari, Ibnu Baththol, Asy Syamilah, 18/27.

Iklan