MENCERMATI KWALITAS SHOLAT

SHOLAT ADALAH TIANG AGAMA tegakkanlah TIANG ITU dengan benar

Berfirman الله تعل

*حَافِظُوا عَلَى الصَّلَوَاتِ وَالصَّلاةِ الْوُسْطَى وَقُومُوا لِلَّهِ قَانِتِينَ*
[ البقرة ٢٣٨ ]
Artinya: “Peliharalah segala sholat mu, dan peliharalah sholat wusthaa. Berdirilah karena الله dalam sholatmu dengan khusyuk.”
QS.Al-Baqarah 238.

_Ibnul Qoyyim menyebutkan:_
*“Bahwa manusia di dalam sholat terbagi menjadi 5 katagori”* …
1. *Orang yang disiksa/ Mu’aaqobun*…
_Dan الله menyiksanya karena sholatnya_.
_Yaitu orang yang tidak sungguh-sungguh, tidak berwudhu dengan baik, tidak melaksanakan rukun-rukun, kewajiban-kewajiban dan syarat-syarat sholat, bahkan sejak awal dia melakukan sholat hingga selesai sholat, dia tidak tahu apa yang telah dia baca didalam sholatnya_.
2. *Orang yang dihisab/ Muhaasabun*.
_Yaitu orang yang sholat dengan menunaikan rukun-rukun, kewajiban-kewajiban dan syarat-syarat sholat,_
*Akan tetapi sejak awal mulai sholat hingga selesai, dia sama sekali tidak sadar dengan apa yang telah dia ucapkan*,
_Dia biarkan pikirannya sibuk memikirkan dunia, sampai dia mengucapkan salam, bahkan dia sangat ingin agar sholatnya cepat berakhir, agar dia dapat segera menyelesaikan kebutuhannya_.
*Yang demikian ini ialah salah satu dr mereka yg celaka dalam sholatnya*…

*فَوَيْلٌ لِّلْمُصَلِّينَ*
Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang sholat.
3. *Orang yang diampuni/ Mukaffaruun*.
_Yaitu orang yang mengerjakan sholat sesuai dengan rukun-rukun, kewajiban-kewajiban serta syarat-syarat sholat_.
*Namun sejak memulai sholat hingga selesai, terus menerus dia berusaha melawan hawa nafsunya dan syaithonnya agar hatinya tidak berpaling*, hal inilah yang membuat الله mengampuni dosa-dosanya.
4. *Orang yang diberi pahala/ Mutsaabuun*.
_Yaitu orang yang mengerjakan sholat lengkap dengan rukun-rukun, kewajiban-kewajiban dan syarat-syarat nya serta sunnah-sunnahnya disertai dengan khusyu’_.
*Maka الله akan memberi pahala untuknya karena sholatnya*.
5. *Orang yang didekatkan/ Muqorrobuun*.
_Alloh akan mendekatkannya kepada-Nya karena sholatnya_.
*Inilah tingkatan tertinggi, yaitu orang yang sholat sesuai dengan rukun-rukun, kewajiban-kewajiban, syarat-syarat serta sunnah-sunnah sholat dan khusyu’ ketika melakukannya juga dia merasakan bahwa الله ada di kiblatnya dan mengawasinya*.
_Semoga hari demi hari, waktu demi waktu seiring keteguhan hati dalam berketaatan – ibadah, kwalitas sholat kita semakin baik , sehingga bisa mencapai tingkatan sholat *KHUSYU’* yang diridhoi-NYA..dengan selalu memohon dalam doa_…
*رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاء*ِ
Artinya :
_*Wahai الله, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, Yay Rabb kami, perkenankanlah doaku*._Aamiin…
(QS. Ibrahim : 40)

Iklan