Sarah isteri Nabi Ibrahim a.s dia termasuk wanita tercantik di negerinya ketika itu.

Kecantikan Sarah didengar oleh raja yg bejat akhlaknya dan bernafsu hewan terhadap wanita.
Singkat cerita, Sarah dibawa ke istana untuk dijadikan pelampias nafsu hewan sang raja.

Ketika di dalam kamar istana raja, dan sang raja sudah bersiap sedia melampiaskan nafsu hewannya.

Sarah pun berdoa:
اللَّهُمَّ إِنْ كُنْتُ آمَنْتُ بِكَ وَبِرَسُولِكَ وَأَحْصَنْتُ فَرْجِي إِلَّا عَلَى زَوْجِي فَلَا تُسَلِّطْ عَلَيَّ الْكَافِرَ.

ALLAHUMMA IN KUNTU AMANTU BIKA WA BIRASULIKA WA AHSHONTU FARJI ILLA ‘ALA ZAUJI, FALA TUSALLITH ‘ALAYYAL KAFIR.
“Ya Allah, sesungguhnya aku beriman kepadaMu dan kepada RasulMu dan aku menjaga kemaluanku kecuali hanya untuk suamiku, maka janganlah Engkau kuasakan orang kafir terhadapku”.
Akibat doa tsb, seluruh tubuh sang Raja menjadi kaku dan di tdk mampu bergerak mendekati Sarah (dibelenggu oleh malaikat), hal itu terjadi berulang-ulang.
Akhirnya sang raja merasa ketakutan dan membebaskan Sarah kembali kepada suaminya tercinta Nabi Ibrahim a.s.
Bahkan karena takut, sang raja menghadiahi Sarah seorang hamba wanita yg bernama Hajar.

(HR. Al-Bukhari: 2065)
Ya Allah ya Rahiim, hentikanlah tindakan kekerasan, pemerkosaan dan pembantaian terhadap hamba-hambaMu para kaum wanita, yang sedang merajalela di Indonesia maupun di mancanegara.
Perbaikilah akhlak para lelaki khususnya para remaja generasi penerus bangsa dan agama, jauhkanlah mereka dari akhlak setan yg menjadikan kaum wanita hanya sebagai objek pelampias nafsu setan.
Bagi para lelaki pelaku kebiadaban setan yg bertaubat, terimalah taubat mereka ya Allah ya Tawwabur Rahiim, bimbinglah mereka ke jalanMu yg lurus.
Namun, bagi mereka yg enggan bertaubat, binasakanlah mereka sesuai dengan keMaha PerkasaanMu ya ‘Aziz, ya Jabbar wa Muntaqim.

Iklan