Lelah Dikejar Rizki
Bagaimana mungkin ada orang yang gigih tekun mencari limpahan rizki namun lalai beribadah kepada Sang Maha Pemberi?

Kenapa bisa ada hamba bersusah payah mengais rizki tetapi lupa bersyukur atas apa yang didapatnya?

Sungguh ia lupa bahwa..
A. Tak Akan Wafat Sebelum Tuntas
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Sesungguhnya tidaklah seseorang akan wafat hingga habis seluruh (ketetapan) rizkinya.
ﻭﺇﻥ ﺃﺑﻄﺄ ﻋﻨﻬﺎ، ﻓﺎﺗﻘﻮﺍ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺃﺟﻤﻠﻮﺍ ﻓﻲ ﺍﻟﻄﻠﺐ

Apabila rizki ditangguhkan, maka bertakwalah kalian kepada Allah dan perbaguslah dalam mencari (rizki)
ﺧﺬﻭﺍ ﻣﺎ ﺣﻞ ﻭﺩﻋﻮﺍ ﻣﺎ ﺣﺮﻡ

Ambillah yang dihalalkan dan tinggalkan yang diharamkan”

(Shahih, HR Ibnu Majah: 2144, al-Baihaqi, Ibnu Hibban: 3239)
B. Dikejar Rizki
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِنَّ الرِّزْقَ لَيَطْلُبُ الْعَبْدَ كَمَا يَطْلُبُهُ أَجَلُهُ

“Sesungguhnya rizki akan mengejar seorang hamba seperti ajal mengejarnya..”

(Hasan, HR Ibnu Hibban: 1087, Silsilah ash-Shahihah: 952 al-Albani)
Mencukupkan diri dari yang halal, agar hati tak gelisah..

Menjauhi yang haram, sebab rizki telah ditentukan..

Tinggal memilih, dengan cara apa kita hendak meraih..

Hingga akhirnya, kita pun akan lelah dikejar oleh rizki diri sendiri..

Iklan