Tadabbur Surah Ibrahim Ayat 6-10
Ayat 6 – 10 menjelaskan dakwah Nabi Musa kepada kaumnya dan akibat buruk yang menimpa mereka jika mereka menolak dakwah tersebut. Di antaranya ialah: 
Mengingat nikmat Allah atas mereka saat Allah menyelamatkan mereka dari berbagai kejahatan Fir’aun seperti, menyiksa mereka dengan siksaan yang dahsyat, meyembelih anak-anak lelaki dan membiarkan anak-anak perempuan mereka hidup. Berbagai siksaan tersebut Allah jadikan sebagai ujian bagi mereka untuk mengetahui siapa di antara mereka yang sabar dan bertahan dengan keimanannya.  Jika mereka bersyukur atas berbagai nikmat Allah tersebut, maka Allah akan tambahkan nikmat-Nya kepada mereka, tapi jika mereka kufur maka Allah akan mengazab mereka dengan azab yang sangat menyakitkan. Sekiranya kaum Musa dan semua manusia kafir pada Allah, maka sedikit pun tidak akan mengurangi kekayaan Allah dan kemuliaan-Nya. Mengajak untuk mengambil pelajaran dari kaum-kaum sebelum mereka; kaum Nuh, kaum  ‘Ad, kaum Tsamud dan kaum lainnya yang dimusnahkan Allah. Adapun sebab mereka diazab dan dimusnahkan Allah tidak lain karena mereka tidak mau beriman kepada para rasul Allah tersebut dan bahkan secara terang-terangan kafir (menolak)  wahyu yang diturunkan-Nya. Di samping itu, mereka meragukan dakwah para rasul tersebut mampu melahirkan keberkahan hidup di dunia dan keselamatan di akhirat kelak. Adapun faktor-faktor yang menyebabkan kaum kafir itu ragu kepada para rasul itu ialah karena mereka ragu kepada Allah yang menciptakan langit dan bumi. Padahal, jika saja mereka beriman, maka Allah akan ampunkan dosa-dosa mereka dan menangguhkan mereka dari siksaan sampai waktu yang ditentukan-Nya. Faktor lain ialah karena menuduh para rasul itu menghalangi mereka mengabdi kepada  tuhan-tuhan dan sistem peninggalan nenek mo-yang  yang terlanjur sangat mereka cintai. Sebab itu, mereka meminta bukti mukjizat yang bersifat materil atau nyata.

Iklan