KEMUNCULAN AL-MAHDI DAN KEKHALIFAHANNYA

==============================

Nabi Muhammad -Shalallahu ‘alaihi wassallam- bersabda :

لاتذهب الدنيا حتى يملك العرب رجل من أهل بيتي يواطئ اسمه اسمي

“Dunia ini tidak akan berakhir sampai bangsa Arab dipimpin oleh seseorang laki-laki dari keluarga yang namanya sama dengan namaku.” (HR. At-Tirmidzi).

🚩 Ada pertanyaan mengapa banyak riwayat tentang Al-Mahdi, namun banyak orang berselisih pendapat seputar kemunculannya.

🚩 Syaikh Abdul Aziz bin Baz -semoga Allah mengampuninya- berkata, “Permasalahan Al-Mahdi telah jelas. Dan hadits-hadits tentangnya juga banyak sekali bahkan mutawatir dan saling menguatkan. Bukan hanya satu orang ahli ilmu yang menyatakan kemutawatirannya, yaitu mutawatir maknawi, karena saking banyaknya jalur, perbedaan periwayatan, pemilik, riwayat, dan lafalnya.

🚩 Hal ini secara mutlak menunjukkan bahwa orang yang dijanjikan (Al Mahdi) adalah pasti, dan kemunculannya adalah nyata. Dia adalah Muhammad bin Abdullah, orang yang mulia dan baik, dari keturunan Hasan bin Ali bin Abi Thalib -rhadiallahu ‘anhu-.

Rasulullah -shalallahu ‘alaihi wassalam- bersabda:

المهدي من عترتي من ولد فاطمة

“Al-Mahdi berasal dari keturunanku, dari anak Fatimah.” (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah dalam Shahih Al-Jami’ Ash-Shaghir, VI/22. Al-Albani mengatakan hadits ini shahih).

🚩 Imam Mahdi merupakan rahmat Allah untuk umat yang keluar pada akhir zaman yang akan menegakkan keadilan dan kebenaran, serta mencegah kezaliman dan perbuatan dosa. Melaluinya Allah menyebarkan bendera kebaikan bagi umat sebagai keadilan, hidayah, taufik, dan petunjuk bagi manusia.

Rasulullah -shalallahu ‘alaihi wasallam- bersabda:

المهدي مني أجلى الجبهة أقنى الأنف يملأ الأرض قسطا وعدلا كما ملئت جورا وظلما يملك سبع سنين

“Al-Mahdi berasal dari keluargaku, keningnya lebar, dan hidungnya mancung. Ia akan memenuhi bumi dengan kebajikan dan keadilan, sebagaimana ia (bumi) telah dipenuhi dengan kesewenang-wenangan dan kelaliman sebelum itu. Ia akan berkuasa selama tujuh tahun.” (HR. Abu Dawud dalam Shahih Al-Jami’ Ash-Shaghir, IV/165. Al-Albani mengatakan hadits ini shahih).

🚩Al-Mahdi akan datang bersama pasukan dari Khurasan dan penunggang kuda yang membawa bendera-bendera hitam sebagai penguat. Di antara bukti yang menunjukkan kemuliaan Al-Mahdi ialah ketika Isa bin Maryam -‘alaihi salam- turun dari langit pada waktu shalat di Menara Timur Damaskus, ia mendekati Al-Mahdi, lalu Isa dipersilahkan untuk mengimami shalat, namun Isa menolak karena penghormatan (Allah) bagi umat ini.

Abu Hurairah -rhadiallahu ‘anhu- berkata, “Rasulullah -shalallahu ‘alaihi wasallam- bersabda:

“Maka Isa bin Maryam turun pada waktu shalat, dan Al-Mahdi telah membariskan manusia untuk mengimami mereka. Al-Mahdi berkata, ‘Isa, kemarilah, jadilah imam shalat kami.’ Isa menjawab, ‘Tidak, sesungguhnya sebagian kalian adalah pemimpin bagi sebagian yang lain, sebagai penghormatan dari Allah kepada umat ini.” (HR. Muslim dalam Mukhtashar Muslim, hadits no. 2061).

bersambung….
Sumber :
📕 Buku : HURU HARA KIAMAT
👤 Penulis : SYAIKH MAHIR AHMED

Iklan