Thalhah bin Ubaidillah Sang Inspirator

Oleh: Bunda Rochma Yulika
Terinspirasi peristiwa Hamra’ul assad.

Sebuah sejarah yg mengisahkan tentang pembuktian atas kemenangan pihak muslim dalam perang Uhud.
Thalhah bin Ubaidillah…

Seperti apa gigihnya menerjang di medan perang…

Semangat juang pantang mundur lantaran kerinduan akan syahid tak lagi terukur. 

Teriaknya,” Yaa Allah ambil darahku, kan kupersembahkan untuk perjuangan di jalan-Mu.” 

Thalhah pun berharap darahnya kan menjadi saksi atas perjuangannya dalam perang Uhud. 

Tak sedikit luka yang dirasakan, ada 13 tusukan di tubuh Thalhah. Namun luka itu tak menyurutkan langkahnya untuk tetap berjuang hingga syahid akan diraihnya.
Uhud pun sesaat usai. Hingga selang beberapa hari kemudian ada sebuah peristiwa yang kita kenal dengan Hamra’ul Assad. Sebuah peristiwa pengukuhan kemenangan pihak muslim atas kaum kafir.
Kala itu…

Lelah pun belum kunjung mereda…

Sakit akibat tusukan pun masih dirasa…

Namun…

Seruan jihad mengalahkan semuanya…

Yang ada hanyalah Istijabah Fauriyah yakni bersegera mengiyakan kala panggilan jihad meminta Thalhah untuk bangkit dan bergerak…
Masya Allah…

Mari kita belajar dari para inspirator dakwah yang tak kenal menyerah meski tubuh merasa lelah, yang tak kenal mengeluh meski kadang diri sudah berpeluh.
Tetaplah berjuang selama langkah masih mampu untuk kita ayunkan…

Ingatlah surga yang hanya akan dihuni oleh pejuang-pejuang tangguh yang tak mudah mengeluh.
Wallahu musta’an
—————————-
Follow us :

Repost by : 
📚 DIVISI MOTIVASI ODOATIARA 

Iklan