KARENA KEBERSIHAN HATI PENGHUNINYA, SURGA BISA TERASA DALAM RUMAH KITAย (Bag-1)
๐Ÿ’–A. Mengilmui Setiap Aktifitas Seluruh Anggota Keluarga

โ€œWahai putraku, tuntutlah ilmu, dan aku siap membiayaimu dari pintalanku. Wahai putraku, jika engkau telah mencatat sepuluh kalimat, maka perhatikan: Apakah engkau bertambah takut, sabar, dan sopan? Jika engkau tidak demikian, maka ketahuilah bahwa semua kalimat tadi akan membahayakanmu dan tidak bermanfaat bagimu.โ€ (Riwayat Imam Ahmad)
Tahukah siapa sebenarnya ibu dengan nasihat luar biasa di atas? Dialah ibunda Sufyan Ats Tsauri. Sufyan Ats Tsauri tercatat sebagai adalah salah seorang tokoh ulama teladan dari Kufah, Imam dalam bidang hadits juga bidang keilmuan lainnya, Terkenal sebagai pribadi yang wara’ (sangat hati-hati), zuhud, dan seorang ahli fiqih, โ€˜Ulama yang selalu ingat untuk mengamalkan ilmunya.
๐Ÿ’–B. Mencemerlangkan Hati-Hati Seluruh Anggota Keluarga
Kebahagiaan letaknya di dalam hati, dan setiap manusia memiliki hati. Sehingga kebahagiaan itu milik semua orang, baik si kaya maupun si miskin, asalkan ia mampu menata dan membersihkan hatinya dari karat-karat yang mematikan hati.
Dari An-Nuโ€™man bin Basyir radhiyallahu โ€˜anhuma, Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda,

ุฃูŽู„ุงูŽ ูˆูŽุฅูู†ูŽู‘ ููู‰ ุงู„ู’ุฌูŽุณูŽุฏู ู…ูุถู’ุบูŽุฉู‹ ุฅูุฐูŽุง ุตูŽู„ูŽุญูŽุชู’ ุตูŽู„ูŽุญูŽ ุงู„ู’ุฌูŽุณูŽุฏู ูƒูู„ูู‘ู‡ู ุŒ ูˆูŽุฅูุฐูŽุง ููŽุณูŽุฏูŽุชู’ ููŽุณูŽุฏูŽ ุงู„ู’ุฌูŽุณูŽุฏู ูƒูู„ูู‘ู‡ู . ุฃูŽู„ุงูŽ ูˆูŽู‡ูู‰ูŽ ุงู„ู’ู‚ูŽู„ู’ุจู
โ€œIngatlah bahwa di dalam jasad itu ada segumpal daging. Jika ia baik, maka baik pula seluruh jasad. Jika ia rusak, maka rusak pula seluruh jasad. Ketahuilah bahwa ia adalah hati (jantung).โ€(HR. Bukhari no. 52 dan Muslim no. 1599).
Dari โ€˜Abdullah bin โ€˜Amru bin Al โ€˜Ash radhiyallahu โ€˜anhu, ia berkata bahwasanya ia pernah mendengar Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda,

ุฅูู†ูŽู‘ ู‚ูู„ููˆุจูŽ ุจูŽู†ููŠ ุขุฏูŽู…ูŽ ูƒูู„ูŽู‘ู‡ูŽุง ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ุฅูุตู’ุจูŽุนูŽูŠู’ู†ู ู…ูู†ู’ ุฃูŽุตูŽุงุจูุนู ุงู„ุฑูŽู‘ุญู’ู…ูŽู†ู ูƒูŽู‚ูŽู„ู’ุจู ูˆูŽุงุญูุฏู ูŠูุตูŽุฑูู‘ููู‡ู ุญูŽูŠู’ุซู ูŠูŽุดูŽุงุกู ุซูู…ูŽู‘ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ูŽู‘ููŽู‘ ุตูŽู„ูŽู‘ู‰ ุงู„ู„ูŽู‘ููŽู‘ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ูŽู‘ู…ูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘
ู…ูุตูŽุฑูู‘ููŽ ุงู„ู’ู‚ูู„ููˆุจู ุตูŽุฑูู‘ูู’ ู‚ูู„ููˆุจูŽู†ูŽุง ุนูŽู„ูŽู‰ ุทูŽุงุนูŽุชููƒูŽ
โ€œSesungguhnya hati semua manusia itu berada di antara dua jari dari sekian jari Allah Yang Maha Pemurah. Allah Subhanahu wa Taโ€™ala akan memalingkan hati manusia menurut kehendak-Nya.โ€ Setelah itu, Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam berdoa; โ€œAllahumma mushorrifal quluub shorrif quluubanaa โ€˜ala thoโ€™atikโ€ [Ya Allah, Dzat yang memalingkan hati, palingkanlah hati kami kepada ketaatan beribadah kepada-Mu] (HR. Muslim no. 2654).
( ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ู„ูŽุง ูŠูŽู†ู’ููŽุนู ู…ูŽุงู„ูŒ ูˆูŽู„ูŽุง ุจูŽู†ููˆู†ูŽ ) 88 ( ุฅูู„ูŽู‘ุง ู…ูŽู†ู’ ุฃูŽุชูŽู‰ ุงู„ู„ูŽู‘ูŽูŽู‘ ุจูู‚ูŽู„ู’ุจู ุณูŽู„ููŠู…ู )89
โ€œ(Yaitu) pada hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna, kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih.โ€ (QS. asy-Syuโ€™ara: 88-89).
Ibnu Katsir berkata: โ€œ'(Yaitu) pada hari harta dan anak-anak laki-laki tidak bergunaโ€™. Artinya, yang bermanfaat pada hari kiamat hanyalah keimanan kepada Allah dan memurnikan peribadatan hanya untuk-Nya, serta berlepas diri dari kesyirikan dan dari para pelakunya. Oleh karena itu, Allah kemudian berfirman, โ€˜Kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih.โ€™ yaitu, hati yang terhindar dari kesyirikan dan dari kotoran-kotoran hati.โ€
Imam Asy-Syaukani berkata, โ€œHarta dan kerabat tidak bisa memberikan manfaat kepada seseorang pada hari kiamat. Yang bisa memberikan manfaat kepadanya hanyalah hati yang selamat. Dan hati yang selamat dan sehat adalah hati seorang mukmin yang sejati.โ€ Dan Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam pernah ditanya: โ€˜Siapakah orang yang paling utama?โ€™ Beliau menjawab, โ€˜Setiap orang yang bersih hatinya dan benar ucapannya.โ€™ Para sahabat berkata, โ€˜Orang yang benar ucapannya telah kami pahami maksudnya. Lantas apakah yang dimaksud dengan orang yang bersih hatinya?โ€™ Rasulullah menjawab, โ€˜Dia adalah orang yang bertakwa (takut) kepada Allah, yang suci hatinya, tidak ada dosa dan kedurhakaan di dalamnya, serta tidak ada pula dendam dan hasad.โ€™ (Diriwayatkan dari Abdullah bin โ€˜Amr bin โ€˜Ash, dikeluarkan oleh Ibnu Majah no.4216 dan Ath-Thabrani).

Berdoa saja tidak cukup. Doa harus diiringi dengan usaha dan perjuangan untuk membersihkan hati karena hal tersebut juga merupakan ibadah, ibadah mentauhidkan Allah dalam perkara โ€˜ubudiyyah dan โ€˜uluhiyyah. ูˆูŽุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ุฌูŽุงู‡ูŽุฏููˆุง ูููŠู†ูŽุง ู„ูŽู†ูŽู‡ู’ุฏููŠูŽู†ูŽู‘ู‡ูู…ู’ ุณูุจูู„ูŽู†ูŽุง ูˆูŽุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ู„ูŽู‘ูŽูŽู‘ ู„ูŽู…ูŽุนูŽ ุงู„ู’ู…ูุญู’ุณูู†ููŠู†ูŽ
โ€œDan orang-orang yang berjihad untuk (mencari) keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.โ€ (QS. Al-Ankabut : 69)

Apa yang membuat hati itu ternoda? (bersambung….ย )

Pemateri: Ustadzah Dra. INDRA ASIH

Dipersembahkan:
http://www.iman-islam.com

Iklan